liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI

AWAISTECH

LIPUTAN BERITA MODERN TERKINI

Ilmuwan Temukan Bukti Dinosaurus Pemangsa Mamalia
TECHNOLOGY

Ilmuwan Temukan Bukti Dinosaurus Pemangsa Mamalia

JAKARTA, selebritis.id – Teka-teki potongan fosil dinosaurus yang menggigit kaki tikus akhirnya terpecahkan. Selama bertahun-tahun para ilmuwan bingung tentang blok fosil ini, tetapi sekarang telah dijelaskan.

Seperti dilansir Live Science, Sabtu (24/12/2022), para ilmuwan mengungkapkan bahwa fosil dinosaurus tersebut adalah Microraptor, sejenis dinosaurus mirip burung dengan empat sayap.

Konon Microraptor sangat menyukai hewan pengerat dan kaki hewan sepanjang 1 cm yang menempel pada fosil Microraptor tersebut merupakan sisa makan malam terakhirnya.

Para peneliti dalam studi tersebut, yang diterbitkan dalam Journal of Vertebrate Paleontology, mengatakan penemuan tersebut menandai kasus dinosaurus yang paling awal memangsa mamalia.

“Awalnya, saya tidak percaya,” kata rekan penulis studi Hans Larsson, direktur Museum Redpath dan ahli paleontologi vertebrata di Universitas McGill di Montreal, dalam sebuah pernyataan.

“Penemuan ini adalah satu-satunya bukti kuat yang kami miliki tentang konsumsi makanan oleh hewan yang telah lama punah ini dan sangat langka,” katanya.

Ikuti Berita Selebriti di Berita Google

Berita Terkait